Kemenhaj Lebak Ingatkan Jamaah Haji Tak Swafoto dan Live Streaming di Tanah Suci

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengingatkan jamaah calon haji (JCH) agar mematuhi aturan Pemerintah Arab Saudi yang melarang aktivitas swafoto (selfie), siaran langsung (live streaming), hingga penggunaan alat fotografi profesional di kawasan suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Lebak, Hj Halimatussa’diah, mengatakan larangan tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh jamaah melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIHU) maupun jamaah non-KBIHU.

“Kami berharap tidak ada jamaah haji asal Lebak yang melakukan pelanggaran terkait larangan swafoto maupun siaran langsung di Tanah Suci,” ujar Halimatussa’diah di Lebak, Rabu (6/5/2026).

Menurut dia, Pemerintah Arab Saudi juga melarang penggunaan alat fotografi profesional seperti DSLR, SLR, drone, serta perangkat pengeras suara seperti loudspeaker, bluetooth speaker, dan megaphone di area ibadah.

Larangan tersebut diterapkan demi menjaga kekhusyukan ibadah dan kenyamanan jamaah lain yang sedang beribadah.

“Kami sudah menyampaikan edukasi kepada jamaah agar bijak menggunakan media sosial selama berada di Tanah Suci,” katanya.

Ia menegaskan, jamaah yang melanggar aturan pengambilan gambar maupun video di area suci dapat dikenai sanksi berupa denda dari otoritas setempat.

Meski demikian, pihaknya tidak melarang jamaah membawa telepon seluler selama digunakan secara wajar dan tidak mengganggu aktivitas ibadah.

“Kami tidak melarang jamaah membawa handphone android, namun gunakanlah secara bijak dan tidak berlebihan, khususnya saat berada di tempat-tempat suci,” tegasnya.

Selain mengingatkan soal aturan di Tanah Suci, Kemenhaj Lebak juga meminta jamaah menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan haji.

Adapun jamaah calon haji asal Kabupaten Lebak yang tergabung dalam Kloter pertama berjumlah 393 orang dan dijadwalkan berangkat pada 15 Mei 2026. Sementara kloter kedua sebanyak 388 jamaah akan diberangkatkan pada 17 Mei 2026.

Seluruh jamaah akan diterbangkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Halimatussa’diah mengingatkan para jamaah, terutama lanjut usia (lansia), untuk menjaga stamina karena rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Ia juga meminta jamaah menjaga kekompakan serta saling membantu, khususnya kepada jamaah lansia selama menjalankan ibadah.

“Jamaah lansia harus mengatur waktu istirahat dengan baik. Jika kurang istirahat tentu akan berdampak pada stamina dan kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jamaah calon haji asal Lebak dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

“Kami berharap jamaah calon haji memperhatikan kesehatan guna kelancaran ibadah sehingga bisa menjadi haji mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *