Jakarta, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 98 ekor ikan sapu-sapu dengan berat total sekitar 39 kilogram ditangkap dari Kali Olimo, Jalan Labu, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2026).
Penangkapan dilakukan dalam kegiatan pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang melibatkan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat bersama Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Petugas menyisir aliran Kali Olimo untuk menangkap ikan sapu-sapu yang populasinya dinilai perlu dikendalikan guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Camat Taman Sari Simson Hutagalung mengatakan, puluhan ikan tersebut dikumpulkan petugas selama kegiatan berlangsung.
“Hasil kegiatan hari ini, petugas berhasil mengangkat 98 ekor ikan sapu-sapu dengan berat keseluruhan sekitar 39 kilogram,” kata Simson, Kamis.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Sudin KPKP Jakarta Barat, Satuan Pelaksana KPKP Kecamatan Taman Sari, serta personel UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Populasi Akan Dikendalikan
Simson mengatakan, pengendalian populasi ikan sapu-sapu dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga ekosistem Kali Olimo.
Ikan sapu-sapu disebut sebagai spesies invasif yang dapat berkembang biak dengan cepat dan berpotensi mengganggu keberadaan ikan lokal serta keseimbangan ekosistem perairan.
Karena itu, keberadaannya di sungai perlu dikendalikan agar populasinya tidak semakin mendominasi habitat biota air lainnya.
Menurut Simson, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan sekali. Pengendalian akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik perairan yang dinilai membutuhkan penanganan.
“Pengendalian ikan sapu-sapu akan terus kami lakukan secara rutin agar ekosistem Kali Olimo tetap terjaga, kualitas lingkungan meningkat, dan habitat biota air di wilayah Taman Sari dapat terus lestari,” ujarnya.
Pengendalian tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kondisi perairan perkotaan di Jakarta Barat.
Kolaborasi antarinstansi dilakukan karena pengelolaan sungai tidak hanya berkaitan dengan kebersihan badan air, tetapi juga kondisi ekosistem dan keberadaan biota di dalamnya.
Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap kegiatan lintas perangkat daerah tersebut dapat membantu menjaga kelestarian Kali Olimo sekaligus mengurangi dampak keberadaan spesies invasif terhadap ekosistem perairan.
Selain penanganan oleh petugas, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitarnya agar kondisi perairan tetap terpelihara.
Penulis: Awal
Editor: Antoni










