Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 48 pelajar terbaik dari berbagai SMA/SMK di Tanjungpinang resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang Tahun 2025. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Jl. Daeng Marewa, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (15/8/2025) sore.
Upacara pengukuhan berlangsung khidmat. Aula berornamen nuansa Melayu itu dipenuhi keluarga, guru, dan undangan yang menyaksikan momen bersejarah bagi para pelajar terpilih. Lampu-lampu sorot memantulkan kilau di seragam putih-putih yang dikenakan 24 putra dan 24 putri anggota Paskibraka.
Prosesi diawali dengan pengucapan ikrar Paskibraka yang menggema di seluruh ruangan, dilanjutkan dengan pemakaian kendik kepada setiap anggota. Kendik, yang menjadi simbol kehormatan dan amanah, disematkan oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dengan penuh ketelitian.
Tugas Mulia di Hari Kemerdekaan
Dalam amanatnya, Lis Darmansyah menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar sebuah gelar atau kegiatan seremoni. Ia menekankan, peran mereka menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kalian telah menjadi bagian dari sejarah Kota Tanjungpinang. Menjadi Paskibraka adalah tugas berat namun sangat mulia. Adik-adik akan menunaikan dharma bakti bagi bangsa dan negara,” ujar Lis Darmansyah di hadapan para anggota Paskibraka.
Lis Darmansyah menambahkan, tugas tersebut membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan fisik. Menurutnya, jiwa nasionalisme dan kepemimpinan yang telah ditempa selama masa latihan intensif harus terus dijaga dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Jiwa nasionalisme dan jiwa kepemimpinan itu jangan hilang setelah 17 Agustus. Terapkan di sekolah, di lingkungan masyarakat, dan dalam perjalanan hidup kalian nanti,” kata Lis Darmansyah.
Apresiasi untuk Pelatih dan Pembina
Pada kesempatan itu, Lis Darmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dari TNI, Polri, serta pembina dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungpinang. Mereka dinilai berperan penting membentuk mental, disiplin, dan keterampilan anggota Paskibraka.
“Terima kasih atas dedikasi dan kesabaran para pembina dan pelatih. Tanpa kerja keras dan komitmen, kita tidak akan melihat para putra-putri terbaik ini berdiri gagah di sini,” ucap Lis Darmansyah.
Kepala Kesbangpol Kota Tanjungpinang, Samsudi, menambahkan, anggota Paskibraka adalah representasi generasi muda berintegritas yang siap menjadi teladan di lingkungannya.
“Harapan kami, semangat ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya,” ujar Samsudi.
Momen Mengharukan
Menjelang akhir prosesi, suasana berubah haru saat seluruh anggota Paskibraka mencium bendera Merah Putih. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan, kesetiaan, dan kecintaan mendalam kepada Sang Saka. Banyak orang tua terlihat menahan air mata bangga menyaksikan anak mereka berdiri tegak, mengucap janji setia pada negara.
Para anggota Paskibraka ini telah menjalani latihan intensif selama lebih dari dua minggu. Mereka dilatih baris-berbaris, formasi pengibaran, hingga pembinaan mental dan wawasan kebangsaan. Latihan berlangsung di bawah terik matahari, hujan, dan disiplin ketat.
Pada 17 Agustus 2025 nanti, mereka akan dibagi menjadi dua kelompok: tim pengibar bendera pada pagi hari dan tim penurun bendera pada sore hari. Seluruh prosesi akan berlangsung di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang.
“Kami bangga bisa terpilih. Ini adalah pengalaman sekali seumur hidup,” kata Rani, salah satu anggota Paskibraka, sambil tersenyum usai pengukuhan.
Malam itu, para anggota Paskibraka pulang dengan kepala tegak. Tugas berat menanti mereka, namun semangat muda yang berkobar di dada menjadi bekal untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kehormatan.












