Aceh Tenggara, jurnalkota.online
Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tenggara, menggelar diskusi media Dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Desa Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara, pada Sabtu (27/5/2023).
Sebagai Pemateri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tenggara, Sumardi.
Kordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga (HP2H) Panwaslih Kabupaten Aceh Tenggara, Riduan Effendi, dalam sambutannya, mengatakan, Pemilu ini harus bersama-sama kita awasi, Pemilu bukan saja menjadi tanggungjawab Panwaslih, tetapi, sangat diharapkan peran media dalam memberikan pengawasan terhadap Pemilu 2024 Mendatang dapat berjalan tertib, lancar dan amin Imbuhnnya.
Sementara itu ketua PWI Aceh Tenggara, Sumardi, ditunjuk sebagai pemateri didalam diskusi tersebut. Didalam penyampaian materi Ketua PWI, menghimbau kepada para jurnalis agar mengedepankan penulisan berita sesuai dengan rambu-rambu yang tertuang didalam UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999.
Selanjutnya Sumardi juga mengingatkan kepada para jurnalis didalam pembuatan berita agar menghindari pemberitaan yang bersifat tendensius, menghakimi dan beropini, “Selama ini kita banyak melihat pemberitaan dibeberapa media on-line, seolah – olah wartawan itu berprofesi sebagai penyidik terhadap nara sumber yang dikonfirmasinya,” sebut Sumardi.
Menurut dia, Pemilu dapat sukses, ketika media membuat berita yang benar. Sebab, selain corong masyarakat, media juga sebagai wadah penyampaian dalam pemberitaan saat pemilu nanti.
“Jika salah dalam memberitakan, tentunya akan menimbulkan permasalahan pun konflik ke depannya,” kata Sumardi.
Karena itu, dia berharap awak media dapat saling kordinasi kepada pihak terkait, dalam berjalannya pesta demokrasi ke depan.
“Sebab, pihak Panwaslih tidak mampu sendiri, tanpa adanya media massa ada di Kabupaten Aceh tenggara ini,” jelas Sumardi. (Yuda)







