Lebak, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor (Polres) Lebak Polda Banten menggelar Release Akhir Tahun 2025 di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud keterbukaan informasi publik terkait capaian kinerja kepolisian sepanjang satu tahun terakhir.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, didampingi Wakapolres Lebak Kompol Eddy Prasetyo, serta dihadiri para pejabat utama (PJU), perwira Polres Lebak, dan insan pers.
Dalam keterangannya, AKBP Herfio Zaki menjelaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan agenda rutin yang dilaksanakan jajaran kepolisian untuk menyampaikan hasil pelaksanaan tugas kepada masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi dengan media.
“Release akhir tahun ini mencakup seluruh kegiatan Polres Lebak selama 2025, baik di bidang operasional, pembinaan, maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zaki.
Dukung Asta Cita Presiden
Kapolres Lebak memaparkan sejumlah program Polres Lebak dalam mendukung Asta Cita Presiden 2025. Di antaranya program penanaman jagung seluas 323,9 hektare dengan total panen mencapai 50,882 ton.
Selain itu, Polres Lebak turut melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan realisasi penjualan beras Bulog sebanyak 278.355 kilogram, serta program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan penerima manfaat 3.693 orang yang tersebar di delapan sekolah dan tiga posyandu.
Lalu Lintas dan Narkoba
Di bidang lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Lebak sepanjang 2025 mengamankan 576 knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong. Angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan dari 155 kasus pada 2024 menjadi 148 kasus pada 2025, atau turun 4,5 persen.
Sementara itu, pada bidang pemberantasan narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak berhasil mengungkap 60 kasus sepanjang 2025. Rinciannya terdiri dari 34 kasus narkotika jenis sabu, satu kasus ganja, serta 25 kasus obat-obatan terlarang.
“Dari total perkara tersebut, sebanyak 42 kasus telah dinyatakan lengkap atau P21, 11 perkara masih dalam proses, dan tujuh perkara dilakukan rehabilitasi,” kata Zaki.
Jumlah tersangka yang diamankan mencapai 65 orang dengan barang bukti berupa sabu seberat 225,87 gram, ganja 7,64 gram, Hexymer 11.093 butir, Tramadol 5.195 butir, serta Alprazolam 36 butir.
Kriminalitas dan Inovasi Layanan
Berdasarkan data Satuan Reserse Kriminal, jumlah tindak pidana sepanjang 2025 tercatat 397 kasus, terdiri dari 390 kasus kejahatan konvensional dan tujuh kasus kejahatan terhadap kekayaan negara. Dari jumlah tersebut, 264 kasus berhasil diselesaikan dengan tingkat penyelesaian perkara atau clearance rate mencapai 55,93 persen.
Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, Polres Lebak juga menghadirkan inovasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi keliling atau “Baling”. Layanan ini ditujukan bagi saksi yang sakit dan penyandang disabilitas, dengan mekanisme penyidik mendatangi langsung saksi menggunakan kendaraan layanan keliling.
Selain itu, Polres Lebak mengoptimalkan Layanan Polisi 110, peran Command Center, patroli siber, serta penyampaian imbauan melalui media sosial sebagai langkah preventif dan responsif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejumlah program inovatif lainnya turut dijalankan, antara lain Poldik Bhabin Mengajar, Polisi Peduli Pendidikan (Poldik), Dimtaq (Disiplin, Iman, dan Taqwa), Pecak (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian), serta program Suling, Jumling, dan Minggu Kasih.
Kegiatan Release Akhir Tahun 2025 Polres Lebak berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan berjalan aman, lancar, serta kondusif.
“Melalui kegiatan ini, Polres Lebak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan publik, serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkas Zaki.
Penulis: Noma
Editor: Antoni









