Lebak, Jurnalkota.co.id
PT Jaya Cemerlang Abadi (JCA) membantah tudingan yang menyebut keterlibatan karyawannya dalam dugaan praktik penipuan rekrutmen tenaga kerja. Perusahaan menyebut informasi yang dimuat dalam salah satu media online itu tidak berdasar dan tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Perwakilan perusahaan, Cecep, menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak memuat konfirmasi dari pihak JCA, serta hanya menampilkan opini yang dinilai menyesatkan.
“Nama yang disebut dalam berita itu tidak pernah bekerja di PT JCA. Kami juga tidak pernah memungut biaya apa pun selain biaya pelatihan kerja sebesar Rp500 ribu,” ujar Cecep, Selasa (12/8/2025).
Cecep menjelaskan, program pelatihan sablon yang dijalankan JCA merupakan kerja sama resmi dengan PT Win Bright. Pelatihan tersebut bertujuan menyiapkan tenaga kerja terampil di bidang sablon sepatu dan telah mendapat apresiasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak.
“Jika ada pihak yang meminta uang di luar ketentuan, dipastikan itu bukan karyawan kami, melainkan oknum atau calo yang tidak bertanggung jawab,” kata Cecep.
Pihak perusahaan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Jangan biarkan informasi yang tidak benar merusak kepercayaan dan peluang kerja masyarakat. Selalu cek fakta sebelum menyebarkan,” tegas Cecep.
Penulis: Noma
Editor: Antoni








