Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong pembinaan generasi muda melalui jalur positif. Salah satunya dengan menggelar Kejuaraan Drag Bike Piala Wali Kota Tanjungpinang Tahun 2026 yang resmi dibuka Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, di sirkuit non permanen kawasan Dompak, Sabtu (4/4/2026).
Event bertajuk Wali Kota Tanjungpinang Drag Bike Championship 2026 ini langsung menyedot antusiasme ratusan peserta dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang adu kecepatan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi solusi konkret untuk menekan maraknya balap liar di jalanan.
Dalam sambutannya, Raja Ariza menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi otomotif, melainkan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang yang aman dan terarah bagi generasi muda.
“Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi semata, tetapi menjadi wadah konstruktif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara tertib, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Raja Ariza.
Ia menambahkan, kehadiran event resmi seperti ini diharapkan mampu mengalihkan aktivitas balap liar yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Kita ingin energi anak-anak muda tersalurkan ke arah yang lebih positif. Dengan adanya kejuaraan resmi, kita berharap balap liar di jalan umum bisa ditekan, bahkan dihilangkan,” katanya.
Tak hanya berdampak pada pembinaan olahraga, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga melihat potensi besar dari sektor pariwisata olahraga (sport tourism) yang dapat menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Event ini juga menjadi bagian dari promosi pariwisata olahraga serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan,” tambahnya.
Raja Ariza juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan selama berlaga di lintasan.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi fair play, serta selalu mengutamakan keselamatan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas otomotif.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet sekaligus upaya membangun ekosistem olahraga otomotif yang lebih profesional.
“Kejuaraan ini bertujuan memberikan wadah resmi dan aman bagi generasi muda untuk menyalurkan minatnya di bidang otomotif, sekaligus melahirkan bibit atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional,” jelas Ruli.
Ia juga menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi praktik balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.
Di sisi lain, antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Sejumlah pembalap mengaku senang dengan adanya ajang resmi yang memberi ruang bagi mereka untuk berkompetisi secara legal dan aman.
“Biasanya kami hanya latihan seadanya. Dengan adanya event seperti ini, kami bisa balap secara resmi dan lebih aman,” ujar salah satu peserta asal Batam.
Kejuaraan Drag Bike Piala Wali Kota Tanjungpinang Tahun 2026 digelar selama dua hari, mulai 4 hingga 5 April 2026, di sirkuit non permanen Dompak.
Sebanyak sekitar 15 kelas dipertandingkan dalam ajang ini, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 400 pembalap yang berasal dari Tanjungpinang maupun daerah lain di Kepulauan Riau.
Panitia juga masih membuka pendaftaran untuk beberapa kelas yang akan dipertandingkan pada hari berikutnya, sehingga jumlah peserta diperkirakan masih akan bertambah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Rantha Fauzi Sembiring, Ketua KONI Kota Tanjungpinang Abdul Halim, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kepulauan Riau, serta sejumlah undangan lainnya.














