Bintan, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun 2026 yang digelar di Geladak Helikopter KRI Semarang-594, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang diikuti pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA sederajat dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta semangat bela negara.
Pelaksanaan Persami di atas kapal perang milik TNI Angkatan Laut itu menghadirkan suasana berbeda bagi para peserta. Selain mendapatkan pengalaman berkemah, para pelajar juga diperkenalkan dengan lingkungan kemaritiman dan kehidupan prajurit TNI AL yang sarat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara pembukaan dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto.
Dalam amanatnya, Pangkoarmada I menegaskan bahwa pembentukan Korps Kadet Republik Indonesia merupakan bagian dari upaya strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta semangat kebangsaan yang tinggi.
Program tersebut, kata Dwi Atmojo, merupakan implementasi dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk membangun wadah pembinaan Generasi Z melalui internalisasi nilai-nilai bela negara sejak usia sekolah.
“Di pundak generasi mudalah terletak masa depan bangsa dan negara. Karena itu mereka harus dipersiapkan sejak dini melalui pembinaan karakter, kedisiplinan, serta semangat bela negara,” ujar Dwi Atmojo saat membacakan amanat Pangkoarmada I.
Menurutnya, tantangan bangsa ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, generasi muda Indonesia tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta ketangguhan mental dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Persami KKRI di KRI Semarang-594 memiliki nilai strategis karena memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya kemaritiman sebagai identitas bangsa Indonesia.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan generasi yang memahami potensi maritim nasional sekaligus memiliki kepedulian terhadap kedaulatan dan keamanan negara.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh generasi muda yang berkarakter kuat, bermental tangguh, memiliki semangat bela negara, serta memahami pentingnya peran kemaritiman bagi masa depan Indonesia,” katanya.
Usai mengikuti upacara pembukaan, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut Raja Ariza, Persami KKRI merupakan wadah yang sangat positif untuk membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Raja Ariza menilai pembinaan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan sejak usia sekolah. Selain kecerdasan akademik, pelajar juga perlu dibekali kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
“Persami KKRI menjadi wadah yang sangat positif bagi para pelajar untuk membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara sejak usia muda,” ujar Raja Ariza.
Ia mengatakan generasi muda merupakan aset penting yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia pada masa mendatang. Karena itu, seluruh pihak perlu memberikan perhatian serius terhadap proses pembentukan karakter anak-anak muda.
Menurut Raja Ariza, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalisme yang tinggi.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung penuh berbagai program pembinaan generasi muda yang berorientasi pada penguatan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti Persami KKRI untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana mempererat persahabatan dan membangun semangat kebersamaan di antara para pelajar dari berbagai sekolah.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, melatih jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi muda Indonesia yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa,” ujarnya.
Rangkaian pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan kepada perwakilan peserta. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama perkemahan.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan sekaligus melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia.














