Temui Warga Nagoya, Kapolda Kepri Dengarkan Aspirasi dan Ajak Aktifkan Siskamling

Jasa Maklon Sabun

Batam, Jurnalkota.co.id

Kapolda Kepulauan Riau Irjen (Kepri) Irjen Pol Suhendri mendengarkan aspirasi masyarakat Kecamatan Lubuk Baja dalam pertemuan di Pospol Winsor Nagoya, Kota Batam, Rabu (4/11/2026) malam.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, keberadaan rumah liar, hingga upaya menjaga keamanan lingkungan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri bersama jajaran mendengarkan aspirasi perwakilan masyarakat dalam kegiatan silaturahmi di Pospol Winsor Nagoya.

Di hadapan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan perwakilan warga, Suhendri menegaskan bahwa kepolisian siap menerima masukan serta berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait untuk mencari penyelesaian.

“Kami hadir untuk mendengarkan persoalan yang dirasakan masyarakat. Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan. Untuk persoalan yang membutuhkan keterlibatan instansi lain, kami siap berkoordinasi dan mencari penyelesaian bersama,” ujar Suhendri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Kumpul Bersama Masyarakat. Melalui pertemuan langsung, kepolisian berupaya membangun komunikasi dua arah sekaligus mengenali persoalan yang berkembang di lingkungan warga sejak dini.

Turut hadir Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Irwasda dan pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kapolsek Lubuk Baja, serta Camat Lubuk Baja.

Hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, serta sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Kecamatan Lubuk Baja.

Dengarkan persoalan pelayanan hingga rumah liar

Dalam pertemuan tersebut, Camat Lubuk Baja menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi wilayah. Di antaranya mengenai pelayanan administrasi kependudukan serta persoalan rumah liar atau ruli di beberapa kawasan yang masih membutuhkan penyelesaian.

Menanggapi hal itu, Suhendri menyampaikan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan pihak terkait. Ia menekankan komunikasi serta pendekatan persuasif dalam mencari solusi atas persoalan masyarakat.

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi. Koordinasi diperlukan karena persoalan yang disampaikan tidak seluruhnya berada dalam lingkup tugas kepolisian.

Sementara itu, Ketua LAM Batam mengapresiasi kehadiran Kapolda Kepri yang turun langsung menemui warga. Ia berharap kegiatan silaturahmi seperti itu terus dilaksanakan agar hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat.

Pertemuan tersebut memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan sekaligus harapan terhadap pelayanan kepolisian.

Dorong keterlibatan warga menjaga keamanan

Selain mendengarkan aspirasi, Suhendri mengajak masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Menurutnya, keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kepedulian terhadap lingkungan masing-masing menjadi bagian penting dalam mendukung upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“‌Mari kita aktifkan kembali siskamling dan tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing. Keamanan membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, termasuk peran orang tua dalam menjaga anak-anak dari penyalahgunaan narkoba serta pengaruh negatif di ruang digital,” kata Suhendri.

Ia turut mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan paparan paham radikalisme.

Orang tua diimbau meningkatkan perhatian terhadap pergaulan dan aktivitas digital anak-anak. Pendampingan keluarga diharapkan membantu anak terhindar dari pengaruh negatif, baik dalam lingkungan pergaulan maupun melalui media sosial.

Suhendri juga mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Warga diminta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pesan tersebut disampaikan seiring ajakan untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.

Terbuka terhadap kritik dan saran

Dalam kesempatan yang sama, Suhendri menegaskan keterbukaan kepolisian terhadap kritik, saran, serta masukan masyarakat. Ia menyebut masukan warga sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas dan profesionalisme ketika menjalankan tugas maupun berinteraksi dengan masyarakat.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran masyarakat. Seluruh personel harus menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan memberikan pelayanan dengan baik. Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Penegasan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran kepolisian untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan memberikan pelayanan yang baik kepada warga.

Melalui komunikasi langsung, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan masukan mengenai pelayanan yang mereka terima maupun persoalan keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.

Apresiasi dari tokoh adat dan komunitas pengemudi

Ketua LAM Kecamatan Lubuk Baja, Dato’ Rohaizat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Kepri beserta jajaran.

Ia mengaku bahagia dapat berinteraksi langsung dengan pimpinan kepolisian daerah dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Rohaizat berharap kegiatan tersebut terus berlanjut sehingga hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Ia juga berharap kebersamaan itu dapat mendukung terjaganya keamanan Kota Batam.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum Komunitas Andalan Driver Online Komando, Feriandi Tarigan, yang berdomisili di Kecamatan Lubuk Baja.

Ia menilai kehadiran jajaran kepolisian hingga tingkat Polsek dan Bhabinkamtibmas memberikan manfaat melalui pelayanan kepada masyarakat.

Feriandi turut menyoroti keberadaan layanan Kepolisian 110 yang dinilainya membantu memberikan rasa aman. Ia berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan agar kehadiran kepolisian semakin dirasakan warga.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia menyampaikan bahwa warga dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan kepolisian. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa.

Jasa Maklon Skincare Tangerang Supplier Sabun Cair

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *