Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 11 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam mengikuti pengambilan sumpah/janji sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (8/10/2026).
Para pegawai diminta menjadikan sumpah tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau M. Pithra Jaya Saragih beserta jajaran pejabat dan pegawai. Keluarga peserta juga hadir menyaksikan prosesi tersebut.
Pithra mengatakan, pengambilan sumpah sebagai PNS membawa tanggung jawab yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Pengambilan sumpah sebagai PNS merupakan awal dari tanggung jawab pengabdian yang lebih besar. Saya berharap seluruh pegawai yang hari ini diambil sumpahnya dapat menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan memberikan pelayanan yang humanis. Jadikan sumpah yang telah diucapkan sebagai pegangan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Pithra.
Ia juga mengingatkan para pegawai untuk menjaga nama baik institusi melalui perilaku yang bertanggung jawab serta terus meningkatkan kemampuan.
“Jaga nama baik institusi melalui kerja nyata dan perilaku yang bertanggung jawab. Teruslah belajar serta meningkatkan kemampuan. Ingatlah bahwa di balik seragam yang dikenakan, ada kepercayaan negara, harapan masyarakat, dan doa keluarga yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Dalam keterangannya, Rutan Batam menekankan bahwa perubahan status kepegawaian perlu diikuti peningkatan kedisiplinan, kualitas pekerjaan, dan kesungguhan dalam menjalankan tanggung jawab.
Integritas menjadi salah satu nilai yang harus dijaga. Kepercayaan kepada aparatur negara diharapkan diwujudkan melalui sikap jujur, disiplin, serta bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, para pegawai diharapkan terus belajar dan mengembangkan kemampuan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi institusi. Pemahaman terhadap tugas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan.
Rutan Batam juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis. Para petugas diharapkan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan saat menjalankan kewajiban serta berinteraksi dengan penerima layanan.
Bagi 11 pegawai tersebut, pengambilan sumpah menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kedinasan. Kehadiran keluarga memberikan dukungan bagi mereka untuk menjalankan amanah sebagai aparatur negara.
Dukungan keluarga diharapkan menjadi penyemangat bagi para pegawai dalam menghadapi tanggung jawab pekerjaan sekaligus menjaga kepercayaan yang diberikan kepada mereka.
Melalui pengambilan sumpah ini, Rutan Batam berharap para pegawai dapat mewujudkan komitmen pengabdian melalui kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas.














