Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, menghadiri Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96 Tingkat Provinsi Kepri di Trans Convention Centre, Jl. Adi Sucipto, Batu IX, Kota Tanjungpinang, Jumat (20/12/2024).
Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045” dan dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul Air Tangan Ibu, sebuah karya yang menggambarkan cinta dan dedikasi seorang ibu melalui bidang kuliner.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad yang membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, menekankan signifikansi peran perempuan dalam sejarah Indonesia.
“Bangsa ini terbentuk atas perjuangan yang tak kenal lelah dari perempuan. RA. Kartini, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan banyak lainnya, menjadi inspirasi abadi bagi kita semua,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad menegaskan bahwa tonggak sejarah perjuangan perempuan telah dimulai sejak Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928. Momentum tersebut menjadi pijakan penting untuk mewujudkan kesetaraan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan bangsa.
“Kesetaraan telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Dengan tema PHI ke-96, ‘Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045’, mari kita perkuat prinsip kemitraan yang setara, memastikan perempuan dan laki-laki berjalan bersama membangun Indonesia yang progresif,” tambah Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad juga menyoroti perlunya penghargaan bagi perjuangan kaum perempuan yang menjadi landasan pembangunan negara.
“Perjuangan para perempuan membangun fondasi bagi pembangunan negara. Momentum Peringatan Hari Ibu ini mengingatkan kita akan peran penting perempuan dalam sejarah bangsa, baik dalam perjuangan pra-kemerdekaan maupun kontribusi aktual dalam berbagai aspek pembangunan saat ini,” papar Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad juga menyinggung pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan Indonesia, dengan menekankan bahwa perempuan merupakan hampir setengah dari populasi bangsa. Oleh sebab itu, keterlibatan perempuan dalam pembangunan menjadi kunci utama kemajuan Indonesia.
“Kesetaraan dan kesempatan untuk berkontribusi adalah hak setiap individu. Perempuan Indonesia telah membuktikan kapasitasnya untuk berjalan berdampingan dengan laki-laki, menciptakan sejarah, dan membentuk peradaban manusia yang lebih baik,” tambah Ansar Ahmad.
Terakhir, Ansar Ahmad menguraikan tiga program prioritas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang akan dijalankan dalam lima tahun mendatang, yaitu Ruang Bersama Merah Putih (RBMP), Perluasan Fungsi Call Centre SAPA 129, dan Satu Data Gender dan Anak Berbasis Desa.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Riau untuk terus mendukung peran perempuan sebagai pilar utama dalam pembangunan negara. Marilah kita manfaatkan peringatan Hari Ibu sebagai langkah menuju Indonesia yang maju, dengan perempuan yang berdaya dan anak-anak yang terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Ansar Ahmad.
Dalam acara yang sama, Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari memberikan apresiasi atas peluncuran buku Air Tangan Ibu.
Dewi Kumalasari menyatakan bahwa buku ini mengingatkan bahwa di balik hidangan sederhana terdapat cinta besar dari seorang ibu.
“Buku ini mencerminkan catatan masakan seorang ibu yang penuh dengan cinta dan ketulusan. Semoga buku ini tidak sekadar menjadi dokumentasi, melainkan juga pengingat bahwa di balik hidangan sederhana, terdapat cinta yang luar biasa,” ucap Dewi Kumalasari.
Dengan peluncuran buku Air Tangan Ibu, Dewi Kumalasari berharap dapat menginspirasi generasi mendatang untuk menghargai warisan budaya serta menanamkan nilai-nilai cinta dan pengabdian seorang ibu kepada anak-anaknya.
Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kepri kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, berupa Sertipikat Aset Barang Milik Daerah Pemprov Kepri sebanyak 190 bidang sertipikat. Rinciannya adalah: BPN Batam 2 bidang sertipikat, BPN Tanjungpinang 75 bidang sertipikat, BPN Bintan 19 bidang sertipikat, BPN Karimun 28 bidang sertipikat, BPN Lingga 46 bidang sertipikat, BPN Anambas 8 bidang sertipikat, dan BPN Natuna 12 bidang sertipikat.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Pemprov Kepri kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepri beserta Kantor Pertanahan BPN se-Provinsi Kepri.
Acara ditutup dengan Penyerahan Hibah Barang Milik Daerah berupa beberapa lahan seluas 135.758m² (13,5 Hektar) kepada Korem 033/Wira Pratama, serta pemberian anugerah kepada perempuan-perempuan inspiratif Kepri oleh Dewi Kumalasari. (Antoni)
Sumber: Diskominfo Kepri














