Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Musim kemarau yang melanda Kota Tanjungpinang berdampak pada terjadinya kekeringan di sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui BPBD Kota Tanjungpinang yang turun langsung membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, mengatakan hingga saat ini terdapat empat wilayah yang mengajukan permintaan suplai air bersih akibat kekeringan, yakni Kelurahan Kampung Bugis, Kelurahan Senggarang, kawasan Batu Sembilan di sekitar Bundaran Naga, serta Perumahan Griya di kawasan Batu Delapan.
“Semalam kami melakukan pendistribusian air bersih ke Perumahan Griya mulai pukul 05.30 WIB hingga menjelang maghrib,” kata Yamin, Senin (2/2/2026).
Menurut Yamin, kekeringan yang terjadi umumnya disebabkan oleh sumur warga yang mengering serta pasokan air PDAM yang tidak mengalir secara optimal. Ia menegaskan, air bersih yang disalurkan diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
“Air ini tidak untuk langsung dikonsumsi. Jika ingin digunakan sebagai air minum, harus dimasak terlebih dahulu,” ujarnya.
Yamin menambahkan, BPBD Kota Tanjungpinang telah melakukan suplai air bersih ke permukiman warga secara rutin selama hampir tiga pekan terakhir. Sumber air berasal dari sumur milik BPBD serta dukungan pasokan dari PDAM Sungai Pulai.
“Dalam kondisi kemarau ini, kami hampir tiga minggu terakhir secara rutin mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga,” tuturnya.
Dalam sehari, BPBD Kota Tanjungpinang mampu menyalurkan sekitar 25 ton air bersih. Selain untuk masyarakat, distribusi air juga diperuntukkan bagi fasilitas pemerintahan, seperti rumah tahanan, penyiraman taman kota, perkantoran, serta mendukung kebutuhan pemadam kebakaran.
Seiring kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat dan bijak selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melapor apabila mengalami kesulitan air bersih di lingkungan tempat tinggalnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan suplai air bersih, dapat menghubungi BPBD Kota Tanjungpinang melalui nomor telepon (0771) 20949.
“Dengan kapasitas dan stok air yang tersedia, kami berupaya membantu kebutuhan warga, mendukung operasional pemadam kebakaran, serta fasilitas pemerintahan lainnya,” kata Yamin














