Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kapolsek Tanjungpinang Barat, IPTU Missyamsu Alson, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat di Pendopo Polsek Tanjungpinang Barat, Jalan Sunaryo, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan bertema “Bersama Masyarakat untuk Menciptakan Kamtibmas yang Kondusif” ini dihadiri tokoh masyarakat, Ketua Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM), serta perwakilan kelurahan dan RT/RW se-Kecamatan Tanjungpinang Barat.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga RT 01 Kelurahan Kamboja, Suhartini, mengeluhkan maraknya anjing liar yang dinilai meresahkan warga, khususnya di sekitar Jalan Teladan dan sekitarnya. Ia menyebut, keberadaan anjing liar tersebut bahkan telah memakan korban.
“Kami mohon kepada Bapak Kapolsek dan jajaran untuk menanggulangi banyaknya anjing liar yang tidak bertuan di sekitar Jalan Teladan. Bahkan, sudah ada warga kami yang menjadi korban gigitan,” ujar Suhartini.
Menanggapi hal tersebut, IPTU Missyamsu Alson menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan warga dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Kami bersama petugas akan melakukan pengecekan untuk mengetahui apakah anjing-anjing tersebut memiliki pemilik. Jika tidak bertuan, akan kami amankan dan dipindahkan ke lokasi yang jauh dari permukiman warga,” kata Alson.
Suhartini menyambut baik respons tersebut dan berharap penanganan dapat segera dilakukan agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban.
Pada kesempatan yang sama, Ketua FKPM Tanjungpinang Barat, Jimmy, menyampaikan harapannya agar FKPM kembali aktif dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat.
“FKPM yang sudah terbentuk beberapa tahun lalu sempat vakum. Kami berharap ke depan FKPM dapat dilibatkan dalam kegiatan sosial, seperti penanganan banjir dan bencana lainnya,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, IPTU Alson mengatakan jajaran Polsek Tanjungpinang Barat, khususnya para Bhabinkamtibmas, rutin melakukan sambang dan pemantauan wilayah rawan bencana.
“Setelah data dari Bhabinkamtibmas terkumpul, kami akan mengajak FKPM bersama polisi untuk meninjau langsung lokasi rawan bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan warga Tanjungpinang Barat yang menjadi korban bencana alam akibat banjir rob maupun angin kencang.
Di akhir kegiatan, Kapolsek Tanjungpinang Barat mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan cepat kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
“Jika masyarakat mengalami atau mengetahui tindak pidana maupun gangguan keamanan, silakan menghubungi call center kepolisian di nomor 110,” ujarnya.
–










