Lis Darmansyah Perkuat Sinergi dengan BKKBN Kepri untuk Percepat Penurunan Stunting

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau, dr. Victor Palimbong, di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung program pembangunan keluarga, peningkatan kesehatan masyarakat, serta percepatan penurunan angka stunting.

Dalam pertemuan itu, Lis Darmansyah didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Tanjungpinang, Rustam.

Lis Darmansyah menyambut baik kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Kepri yang baru dan berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau yang baru. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung program pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan stunting di Kota Tanjungpinang,” kata Lis Darmansyah.

Menurut Lis Darmansyah, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Keluarga merupakan fondasi utama pembangunan. Karena itu, program-program yang dijalankan BKKBN memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan keluarga, termasuk upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan yang terintegrasi.

Berbagai intervensi telah dilakukan, mulai dari edukasi kepada masyarakat, pendampingan keluarga berisiko stunting, pemberian bantuan nutrisi, hingga pemantauan kesehatan anak secara berkala melalui jaringan puskesmas.

Lis Darmansyah menambahkan, penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.

“Karena itu, diperlukan kerja sama lintas sektor agar upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, dr. Victor Palimbong, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjalankan program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Menurut Victor, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan BKKBN menjadi kunci dalam menciptakan keluarga yang berkualitas dan mampu melahirkan generasi unggul.

“Kami siap memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang agar berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Victor.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang dan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas keluarga, mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *