Lingga, Jurnalkota.co.id
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Lingga mengamankan satu unit kapal tanpa nama yang membawa muatan kayu bakau (mangrove) yang diduga hasil praktik illegal logging di perairan Air Batu, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sabtu (24/1/2026) malam.
Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit Gakkum dan Patroli Satpolairud sekitar pukul 21.30 WIB, setelah petugas menerima dan mendalami informasi terkait aktivitas penebangan serta pengangkutan kayu bakau secara ilegal di wilayah pesisir setempat.
Dalam patroli laut yang dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB, petugas menemukan sebuah kapal tanpa nama yang tidak dilengkapi dokumen sah pada titik koordinat 0°00’03.3″N dan 104°29’54.8″E. Kapal tersebut diketahui mengangkut sekitar 1.500 hingga 2.000 batang kayu bakau.
Berdasarkan hasil pengembangan awal, jumlah kayu bakau yang telah dikumpulkan di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 8.000 batang, yang tersebar di tujuh titik lokasi penyimpanan.
Selain mengamankan kapal dan muatan kayu, petugas juga mengamankan lima orang anak buah kapal (ABK) beserta nahkoda untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Seluruh ABK, kapal, dan barang bukti kemudian dibawa ke Markas Komando Satpolairud Polres Lingga dan tiba pada Minggu (25/1/2026) dini hari sekitar pukul 05.30 WIB.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Ps. Kasat Polairud IPTU Lundu Herryson Sagala menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas kejahatan yang merusak lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.
“Polres Lingga berkomitmen menegakkan hukum terhadap praktik illegal logging, terutama perusakan ekosistem mangrove yang sangat vital bagi kelestarian wilayah pesisir dan laut,” ujar Lundu dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).
Saat ini, Satpolairud Polres Lingga masih melakukan langkah lanjutan berupa pengamanan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi, serta pendalaman dugaan tindak pidana berdasarkan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan hutan dan lingkungan hidup. Selama proses penindakan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.












