Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memperkuat strategi peningkatan investasi daerah melalui penyusunan Strategi Promosi Penanaman Modal yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Kota Tanjungpinang di mata investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat pembahasan laporan pendahuluan penyusunan Strategi Promosi Penanaman Modal yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (22/7/2026).
Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza bersama Kepala DPMPTSP Kota Tanjungpinang Adi Firmansyah, serta dihadiri tim tenaga ahli penyusun dan perwakilan perangkat daerah terkait.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada penyusunan arah kebijakan promosi investasi yang mampu mengoptimalkan potensi unggulan daerah, memperluas peluang investasi, serta menciptakan iklim usaha yang semakin kompetitif.
Raja Ariza menegaskan, strategi promosi penanaman modal harus disusun berdasarkan kondisi riil daerah, potensi yang dimiliki, serta kebutuhan pembangunan sehingga investasi yang masuk mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, promosi investasi tidak cukup hanya memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga harus mampu menunjukkan arah pengembangan wilayah yang jelas serta memberikan kepastian bagi calon investor.
“Strategi promosi investasi harus mampu menampilkan keunggulan Kota Tanjungpinang secara komprehensif. Dengan strategi yang tepat, kita dapat menarik lebih banyak investor, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Raja Ariza.
Ia mengatakan, setiap kawasan yang akan dipromosikan sebagai tujuan investasi harus memiliki konsep pengembangan yang matang, didukung perencanaan yang terintegrasi, serta memperhatikan aspek keberlanjutan.
Menurut Raja Ariza, pendekatan tersebut penting untuk meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memastikan investasi yang masuk mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian pemerintah adalah Pulau Basing, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan berbasis quality tourism.
Raja Ariza menjelaskan, pengembangan Pulau Basing diarahkan pada konsep wisata bahari, ekowisata, dan budaya Melayu yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga mendukung pengembangan konsep taman laut sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian biota laut dan ekosistem pesisir sehingga pengembangan sektor pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan.
“Kita ingin investasi yang masuk bukan hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga mampu menjaga lingkungan dan memperkuat identitas daerah. Konsep pembangunan yang berkelanjutan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang memiliki visi jangka panjang,” kata Raja Ariza.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Tanjungpinang Adi Firmansyah menjelaskan, laporan pendahuluan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan dokumen Strategi Promosi Penanaman Modal yang akan menjadi acuan pemerintah dalam memasarkan potensi investasi daerah.
Dokumen tersebut akan memuat berbagai aspek penting, mulai dari pemetaan potensi investasi, identifikasi sektor unggulan, penentuan target investor, hingga strategi promosi yang adaptif terhadap perkembangan iklim investasi.
Menurut Adi, penyusunan strategi tersebut melibatkan tenaga ahli dan akademisi agar dokumen yang dihasilkan memiliki dasar kajian yang komprehensif serta mampu menjawab tantangan investasi di masa mendatang.
Ia berharap strategi yang disusun tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pedoman dalam pelaksanaan promosi investasi secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui penyusunan Strategi Promosi Penanaman Modal ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, meningkatkan kemudahan berusaha, serta menarik investasi yang berkualitas.
Investasi yang masuk diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, menggerakkan sektor-sektor ekonomi unggulan, serta mempercepat pembangunan Kota Tanjungpinang secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan identitas budaya daerah.














