Wakapolda Kepri: Polri Hadir Melayani Melalui Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial

Jasa Maklon Sabun

Batam, Jurnalkota.co.id

Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Puncak Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Kota Batam, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, para Pejabat Utama Polda Kepri, Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau, unsur pemerintah daerah, instansi kesehatan, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang mengikuti berbagai layanan kesehatan.

Bakti kesehatan dan bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga layanan medis spesialis yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Dalam laporannya, Kabiddokkes Polda Kepri Kombes Pol drg Muhammad Zakir menyampaikan bahwa pelaksanaan bakti kesehatan tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Menurut Zakir, target awal pelayanan kesehatan gratis yang ditetapkan sebanyak 1.721 peserta berhasil terlampaui secara signifikan. Hingga puncak kegiatan berlangsung, jumlah masyarakat yang menerima layanan kesehatan tercatat mencapai 2.321 orang.

“Target pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebanyak 1.721 orang berhasil terlampaui dengan capaian mencapai 2.321 orang. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program bakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Kepri,” ujar Zakir.

Pada puncak kegiatan yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara tersebut, sebanyak 650 warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara langsung.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dokter spesialis, pemeriksaan dokter umum, pelayanan keluarga berencana (KB), operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitanan massal gratis, donor darah, pemeriksaan laboratorium sederhana, konsultasi kesehatan, serta sejumlah layanan medis lainnya.

Menurut Zakir, tingginya partisipasi masyarakat menjadi motivasi bagi jajaran Polda Kepri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri saat ini terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun inovasi pelayanan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan tenaga dokter spesialis serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Selain itu, Polda Kepri juga mengembangkan inovasi layanan Ambulans Hebat yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna mempercepat respons terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan dan kondisi darurat di tengah masyarakat.

“Peningkatan kualitas layanan kesehatan akan terus kami lakukan melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penambahan dokter spesialis, serta berbagai inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat,” kata Zakir.

Mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial merupakan bentuk implementasi nyata dari tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni Polri untuk Masyarakat.

Menurut Anom, kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pelayanan kesehatan yang berkualitas harus terus ditingkatkan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta kemitraan dengan berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Anom.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Selain memberikan layanan kesehatan gratis, Polda Kepri juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi warga.

Sebanyak 500 paket bantuan sosial diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan yang sama, Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau melalui program Bhayangkari Peduli turut menyalurkan bantuan sosial dalam rangka Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.

Keterlibatan Bhayangkari dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan kepolisian yang tersedia, termasuk Layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.

Menurut Nona, layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun kebutuhan bantuan kepolisian lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara cepat dan tepat,” kata Nona.

Melalui kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial tersebut, Polda Kepri berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain memperkuat pelayanan publik, kegiatan itu juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *