Lebak, Jurnalkota.co.id
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya meresmikan Keraton UMKM Lebak Ruhay, Jumat (21/8/2026).
Kehadiran pusat pemasaran tersebut diharapkan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memasarkan produknya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebak.
Hasbi mengatakan, UMKM memiliki peranan besar dalam perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan agar pelaku usaha lokal dapat terus tumbuh dan berkembang.
“Kita mengapresiasi UMKM yang secara nasional memberikan kontribusi besar hingga 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” kata Hasbi saat meresmikan Keraton UMKM Lebak Ruhay.
Menurut Hasbi, pengembangan UMKM dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Pemerintah daerah pun akan terus mendorong tumbuhnya kegiatan usaha produktif di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memberikan kemudahan kepada pihak swasta yang ingin menanamkan modalnya di sektor UMKM, terutama dalam proses pengurusan perizinan.
“Kami meminta pejabat birokrasi dan perangkat daerah terkait mempermudah proses perizinan bagi investasi di sektor UMKM,” ujar Hasbi.
Selain kemudahan perizinan, Pemerintah Kabupaten Lebak juga berupaya memfasilitasi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal agar dapat memperoleh akses pembiayaan dari lembaga perbankan dengan bunga terjangkau.
Akses permodalan tersebut dinilai penting karena masih menjadi salah satu kebutuhan utama pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pemasaran.
Hasbi berharap lembaga perbankan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh pembiayaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.
“Kami berharap UMKM di sini tumbuh dan berkembang sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” katanya.
Salah seorang pelaku UMKM, Icih, mengaku senang karena produk rengginang berbahan dasar beras ketan miliknya dapat dipasarkan di Keraton UMKM Lebak Ruhay.
Menurut Icih, pengelola memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara gratis selama dua bulan.
“Kami berharap dengan dipasarkan di kios Keraton UMKM Lebak Ruhay, omzet penjualan dapat meningkat,” ujar Icih.
Sementara itu, pemilik Keraton UMKM Lebak Ruhay, Salim Sugiarto, mengatakan tempat tersebut disiapkan untuk menampung sekaligus memasarkan berbagai produk UMKM lokal.
Keraton UMKM Lebak Ruhay saat ini menampung produk dari 162 pelaku usaha. Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari makanan ringan, gula aren, emping, hingga berbagai produk olahan lainnya.
Menurut Salim, keberadaan pusat pemasaran tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produknya kepada masyarakat secara lebih luas.
Selain menjadi tempat pemasaran, Keraton UMKM Lebak Ruhay diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan dan promosi bagi produk-produk unggulan Kabupaten Lebak.
“Kami berharap produk UMKM lokal dapat menjadi andalan ekonomi masyarakat melalui Keraton UMKM Lebak Ruhay,” kata Salim.
Penulis: Noma
Editor: Antoni














